Kondisi ini cukup merepotkan, lantaran memaksa sering bermain setengah kopling untuk mencapai putaran segitu.
Cat oil tank atau tabung hawa (Dok. Otomotif Group)
Akibatnya, kampas kopling sering terbakar. "Sampai babak semifinal, sudah makan dua kampas kopling," ujar Hendri saat balapan.
Tapi, bagaimana tidak bertenaga bila perbandingan kompresinya mencapai 7,1 : 1, sementara racikan motor sebelumnya 6,9.
Selain lubang silinder blok dibesarkan, Chandra percaya, rancangan aliran udara berperan besar.
Mirip sistem turbo, dibuatkan corong udara ke kotak saringan udara.
Kemudian masuk karbu Keihinin 24 mm, membuat mesin sanggup berkitir tinggi, sebelum mencapai 13.500 rpm, tenaga motor masih ada.
Ini juga sepertinya underbone yang diikuti motor-motor balap sekarang.
Karena sudah dilengkapi oil cat tank.
Anak balap zaman sekarang bilang tabung hawa.
Hawa bensin dari tangki dan hawa oli dari ruang crankcase masuk ke oil cat tank ini.
Dari oil cat tank ini masuk ke intake untuk dibakar, sehingga tidak mencemari udara.
DITES PAKDE YONI