Bisa dilihat dari odometer masih rendah, cat serta part-part yang menempel juga masih mulus.
Odometer Yamaha RX-Z Catalyzer kondisi NOS (facebook.com/n2motorwear)
Yamaha RX-Z Catalyzer merupakan generasi terakhir, yang pertama diperkenalkan tahun 2004.
Sebutan Catalyzer karena RX-Z ini sudah lulus standar emisi Euro 2, berkat penggunaan katalis di knalpotnya.
Biar stop produksi tahun 2010, RX-Z Catalyzer tetap terkenal berkat performa mesinnya.
Berbeda dengan RX-King, mesin 135 cc 2-tak RX-Z memakai transmisi 6-percepatan.
Tenaganya tembus 19,72 dk di 8.500 rpm, dan bisa lebih kalau dimodifikasi.
Membuat RX-Z digemari penyuka kecepatan, terutama balap liar yang di Malaysia disebut Mat Rempit.
Di Indonesia sendiri, harga Yamaha RX-Z juga merangkak naik, meski tidak sampai ratusan juta Rupiah.
Penemuan Motorplus-online dari beberapa situs jual-beli motor online, pasaran Yamaha RX-Z kondisi mulus, ada di kisaran Rp 10-12 juta.
Yamaha RX-Z kondisi baru bisa tembus ratusan juta Rupiah (facebook.com/n2motorwear)
Namun harga itu tergantung kondisi, baik dari mesin sampai part-part modifikasi yang menempel.
"RX-Z yang mahal, salah satunya karena mesin masih bagus, karena boring mesin orisinil Jepang-nya bisa 5 sampai 6 jutaan," tukas Exxa Firmansyah, penggemar RX-Z dari Bandung.