Seperti menghabiskan waktu di sekolah dan bermain bersama.
"Jujur aku kangen main sama dia. Sekarang pas Rico lagi sakit gini sepi jadinya. Biasanya kami telepon kan. Dia juga mau nganter pulang dari sekolah. Pokoknya kangen kali kebersamaan itu," bebernya.
Baca Juga : Retak Sedikit Harus Ganti Satu Panel, Ini Musuh Utama Bodi yang Dilapis Carbon
Terkait perkembangan Rico, Venessa menceritakan perkembangan terkini, Rico sekarang sudah bisa makan walau awalnya makan mesti pakai selang dan sekarang sudah dilepas.
"Tapi dia kadang masih lupa-lupa ingat. Kadang dia ingat samaku. Kadang dia di tanya Venessa boru apa, lupa katanya. Kadang dia ngejek, hidungmu pesek," ucapnya tertawa kecil.
"Kadang dia juga lupa Nesa siapa. Kadang dia mau juga ngigau dibilangnya, "Tidur kau Nes sudah jam berapa ini". Pas dia ngigau gitu, aku senang berarti dia sudah bisa ngomong. Cuma sedih juga masa dia nggak ingat. Tapi aku maklum, karena itu reaksi pemulihan dia," ujarnya.
Venessa berharap kekasih hatinya itu bisa segera sembuh dan mereka bisa bersama kembali di sekolah.
Baca Juga : Viral, Bocah 15 Tahun Jadi Hacker, Langsung Belikan 2 Motor Buat Orang Tuanya
"Harapannya, semoga Rico cepat sembuh dan normal. Dia nggak kembali seperti yang dulu-dululah. Seperti keluar malam yang membahayakan kesehatan dia. Semoga dia ingat semua dan berubah nggak keluar malam lagi. Kalau bisa ya pulang sekolah pulang aja. Nggak usah ngumpul-ngumpul sama teman yang nggak jelas," harap Venessa.
Rico Lumbanraja merupakan siswa SMA Santo Thomas 3 Medan yang jadi korban pengeroyokan kawanan Geng Motor Ezto yang diperkirakan berjumlah 30 orang.
Remaja berusia 15 tahun itu mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuhnya, dan sempat koma selama enam hari.
Kakak Rico, Citra Karunia Lumbanraja, mengatakan keadaan adiknya belum pulih seperti sedia kala.
Baca Juga : Enggak Sangka, Bocah Hacker Yang Belikan 2 Sepeda Motor Untuk Orang Tuanya Ternyata Punya Misi Mulia