Find Us On Social Media :

Bikin Haru, Curhatan Venessa Soal Pacarnya Yang Koma Dikeroyok Geng Motor

By , Senin, 08 April 2019 | 07:00
Pelajar di Medan menjadi korban penganiayaan geng motor (Tribun Medan)

Meski sudah tersadar dari koma, pelajar SMA Santo Thomas 3 Medan, Kelas 10 IPA 2 itu masih kerap mengigau di sela-sela tidurnya.

"Dia masih sering mengigau sewaktu tidur. Teringat kejadian waktu dia dikeroyok Geng Motor. Dia marah-marah waktu ngigau. Ucapkan kata-kata yang seperti diucapkan para pelaku saat menghajarnya," kata Citra, Sabtu (6/4/2019).

"Kata-katanya kotor, apa yang dimaki para pelaku diucapkannya (Rico). Dia kadang bilang seperti yang diucapkan para pelaku. 'Mati kau'," imbuhnya

Tim Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan sendiri telah menangkap 3 tersangka penganiayaan Rico, di antaranya David Mangatas Nadapdap (25) warga Jalan Lembaga Pemasyarakatan No 336 A Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal.

Baca Juga : Gimana Bos Honda Enggak Lemas, Jorge Lorenzo Merugikan Repsol Honda Rp 6,6 Milyar

"Ini tersangka yang ikut melakukan pengerusakan dan penganiayaan terhadap korban dengan cara menabrak korban sebanyak 2 kali, dengan sepeda motor serta melakukan pengerusakan terhadap rumah dengan cara melempar rumah tersebut dengan batu," kata Kapolsek Helvetia Trila Murni.

Kemudian Gani Ari Kristian (29) warga Jalan Lembaga Pemasyarakatan No 279 Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal dan Arianto Fransiskus Manalu (22) warga Jalan Pantai Timur II Rel No 10 Kelurahan Cinta Dame.

Baca Juga : Pemotor Jatuh Habis Tabrak Mobil yang Ngerem Mendadak, Langsung Dihantam Truk Tronton dari Lawan Arah

"Kita akan terus berusaha untuk mencari pelaku-pelaku lainnya. Data para pelaku sudah dikantongi," ujarnya.

"Dari tiga pelaku yang sudah diamankan, mereka melakukan penyerangan karena kelompok korban diduga menghajar salah seorang teman para pelaku," jelas Trila.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Curhat Kekasih Korban Penganiayaan Geng Motor, Kangen Main Bersama dan Cari Keberadaan Cincin