Find Us On Social Media :

Segini Bayaran Debt Collector Bisa Amankan Motor yang Kredit Macet

By Kamis, 11 April 2019 | 14:28
Tim Jaguar Polres Depok mendatangi debt collector di Depok, Jabar. (Instagram.com/infodepok_id)

Makanya, menurut sumber MOTOR Plus, debt collector akan gencar menagih.

Pertama, tuntutan target 20% motor yang macet kreditnya harus ditagih.

kedua, bayaran per motornya yang lumayan tuh.

"Debt collector yang kerja sama dengan leasing akan menyerahkan keputusannya ke debt collector," tutup sumber MOTOR Plus.

Tahun 2013 Humas Polri memposting lewat Facebook, akun @Divisi Humas Polri, keluhan warga Tasikmalaya karena aksi debt collector.

Semakin banyaknya keluhan dari masyarakat Kota Tasikmalaya atas aksi dari Debt Collector perusahaan pembiayaan yang dinilai telah melakukan tindakan kekerasan ditanggapi dengan cepat oleh Polres Tasikmalaya Kota dengan mengadakan Operasi Penertiban Debt Collector.

Keberadaan Debt Collector dinilai tidak memiliki prosedur tetap mengenai cara penanganan konsumen yang bermasalah dengan perusahaan pembiayaan, selain itu kebanyakan Debt Collector tersebut tidak dilengkapi dengan surat tugas dari perusahaan pembiayaan yang bersangkutan, sehingga dapat dikategorikan bahwa keberdaan mereka adalah liar.


Beberapa tindakan yang dinilai melanggar hukum adalah seperti menghentikan kendaraan dijalan umum, melakukan pengancaman dan pemerasan, hingga melakukan penipuan dengan cara meminta sejumlah uang agar permasalah yang dihadapi konsumen "sementara" dianggap selesai.

Operasi penertiban tersebut dilakukan oleh anggota Polres Tasikmalaya pada Senin, 1 April 2013 dengan cara menyisir beberapa titik yang sering dijadikan tempat berkumpulnya para Debt Collector tersebut.

Hasilnya beberapa orang yang diduga Debt Collector berhasil diamankan beserta barang bukti berupa rekapan Nomor Polisi kendaraan yang menjadi sasaran mereka.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pada hari Kamis, 4 April 2013 diselenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi dengan para kepala cabang perusahaan pembiayaan/finance membahas tentang eksekusi jaminan fidusia.

Dalam acara tersebut hadir Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP.Iwan Imam Susilo,SIk,MH beserta Kasat Reskrim AKP. Januar Kencana, serta perwakilan dari Pemkot Tasikmalaya dan Kesbang Kota Tasikmalaya.

Sebagai pemantau kegiatan tersebut hadir pula dari elemen Mahasiswa yaitu PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kota Tasikmalaya.