MOTOR Plus-online.com- Berikut ini bukti untuk mendapatkan performa dua kali lipat, tak melulu main bore up.
Buktinya Suzuki Satria F-150 gress yang saat didyno standarnya cuma 12,45 hp dan torsi 7,8 lb.ft (10.58 Nm), kini melejit jadi 23,48 hp dengan torsi 10,01 lb.ft (13,57 Nm)/11.500.
Yang kalau dihitung-hitung performa meningkat dua kali lipat, alias 100 persen.
“Targetnya sih 25 hp. Makanya sekarang masih terus riset,” beber Tomy Huang, bos Bintang Racing Team (BRT) di Cibinong, Jawa Barat.
Baca Juga : Kapolri Perintahkan Tangkap Debt Collector Jelang Pilpres Dan Pileg 2019
Baca Juga : Hasil FP2 MotoGP Amerika 2019, Vinales Kalahkan Marquez, Rossi Menyusul
Pak Tomy penggarap hyper underbone Suzuki yang digeber Harlan Fadhillah dalam Indoprix (IP) kelas 150 cc tahun 2014 lalu.
Sesuai regulasi membolehkan pakai piston apa saja.
Yang penting diameter piston tidak membuat kapasitas mesin melebihi 150 cc.
Pak Tomy menjejali blok silinder F-150 pacuan Harlan tersebut pakai produk Wiseco punya Kawasaki Ninja 250.
Baca Juga : Kuasai Sector Ini di Sirkuit COTA, Marc Marquez Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Amerika
"Diameternya sama-sama 62 mm dengan pen 16 mm.
Tujuannya buat naikin kompresi, karena dome piston Wiseco lebih tinggi,” terang Tomy sembari bilang rasio kompresi mesin melonjak jadi 11,8 : 1 setelah pakai piston tersebut.