Lantaran mesin motor MotoGP Marc Marquez mati.
Sulit untuk menghidupkannya kembali dan berkali-kali Marc Marquez lakukan usaha untuk menghidupkannya.
Namun demikian, usaha Marc Marquez gagal.
Baca Juga : Hasil Baik Dimas Ekky di Moto2 Amerika 2019, Naik 8 Posisi Finish
Marc Marquez pun harus menelan pil pahit gagal mewujudkan ambisi mencetak rekor 7 kali kemenangan beruntung di CoTA.
Andaikan terjati, maka Marc Marquez menyamai torehan rekor pembalap paling banyak menang secara beruntun yang dipegang Valentino Rossi di sirkuit Mugello dengan total 7 kali menang beruntun.
Kegagalan Marc Marquez diakuinya murni sebagai kesalahannya sendiri.
Baca Juga : Pokoknya Campur Aduk, Valentino Rossi Beberkan Hasil MotoGP Amerika
"Pembalap juga manusia biasa dan bisa bikin kesalahan," ungkap Marc Marquez.
"Namun paling penting adalah belajar dari kesalahan itu. Terima kasih untuk dukungannya, saya akan kembali dan lebih kuat lagi," imbuh Marc Marquez yang diposting via Twitter @marcmarqeuz93.
Baca Juga : Bocor Bocor Lampu Yamaha NMAX 2019 Facelift Difoto Karyawan Pabrik?
Sejauh ini belum diketahui dengan pasti apakan insiden kecelakaan Marc Marque memang karena kesalahan sendiri atau ada kendala teknik di motornya.
Pasalnya dua lap kemudian, giliran Jorge Lorenzo, rekan setim Marc Marquez, harus berhenti balapan karena ada kendala teknis di motor.