Find Us On Social Media :

Kapolri Jujur Diberi Dua Motor Lambretta Ditolak Dan Dikembalikan

By Minggu, 05 Mei 2019 | 11:59
(kompas.com)

Semua keluarga dilarang untuk menggunakan berbagai fasilitas sebagai anak seorang Kapolri.

Istri mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso, Meri Hoegeng, Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla, dan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad (kiri ke kanan) dalam peluncuran buku 'Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan' di Toko Buku Gramedia, Pondok Indah Mall, Jakarta, Minggu (17/11/2013). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

“Bahkan anak-anak tak berani untuk meminta sebuah sepeda pun,” kata Merry sang istri.

Saking jujurnya, Hoegeng baru memiliki rumah saat memasuki masa pensiun.

Atas kebaikan Kapolri penggantinya, rumah dinas di kawasan Menteng Jakarta pusat pun menjadi milik keluarga Hoegeng.

Tentu saja, mereka mengisi rumah itu, setelah seluruh perabot inventaris kantor ia kembalikan semuanya.

Memasuki masa pensiun Hoegeng menghabiskan waktu dengan menekuni hobinya sejak remaja, yakni bermain musik Hawaiian dan melukis.

Lukisan itu lah yang kemudian menjadi sumber Hoegeng untuk membiayai keluarga.

Karena harus anda ketahui, pensiunan Hoegeng hingga tahun 2001 hanya sebesar Rp 10.000 saja, itu pun hanya diterima sebesar Rp 7500!

Dalam acara Kick Andy, Aditya menunjukkan sebuah SK tentang perubahan gaji ayahnya pada tahun 2001, yang menyatakan perubahan gaji pensiunan seorang Jendral Hoegeng dari Rp 10.000 menjadi Rp 1.170.000.

Pada 14 Juli 2004, Hoegeng meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta dalam usia yang ke 83 tahun.

Ia meninggal karena penyakit stroke dan jantung yang dideritanya. Hoegeng mengisi waktu luang dengan hobi melukisnya.

Tanggal 14 Juli 2004 silam, atau 14 tahun yang lalu, Indonesia kehilangan figur polisi yang baik, berani dan jujur. Hoegeng berpulang dalam usia 82 tahun.