Sapta yang masih belum merasa tertipu, menanyakan lagi soal pembuatan surat jalan.
Tapi sang penipu terus mengelak, mengatakan dirinya bukanlah penipu, dan terus meminta uang "asuransi" itu.
Sapta akhirnya menyerah, dan mengirimkan biaya "asuransi", sebesar Rp 3 juta rupiah kepada rekening penipu ini.
Baca Juga : Honda Future 125 Pengganti Bodi Supra X 125 Dibikin Kayak Motor Matic?
Nah, setelah mengirim semua biaya yang diminta penipu, bagaimana soal pengiriman motor yang akan dibeli.
Muncul lagi akal-akalan penipu, agar mengulur-ulur waktu agar Sapta jadi bingung.
Jadi, Sapta menanyakan surat asuransi pengiriman motor, yang dijanjikan oleh penipu.
Tapi penipu membalas dengan berbelit-belit, dan meyakinkan Sapta bahwa dirinya benar-benar pedagang motor.
Baca Juga : Gak Ada Semenit, Video Detik-detik Honda CB150R Lenyap di Mini Market
Penipu meyakinkan Sapta, bahwa dirinya benar-benar pedagang motor (Sapta Wahono)
Sang penipu lalu memberikan janji, seperti testimoni para "pembeli" yang dikumpulkan dirinya.
Seperti bukti-bukti transfer, yang pernah transaksi kepada sang penipu ini.
Tapi Sapta semakin tidak percaya, dan menantang sang penipu untuk bertemu.