Kemudian Amin dan keluarga menemui keluarga IV untuk membicarakan hal terlihat hubungan anak mereka.
Saat dipertemukan pertamakali oleh IV, keluarga NP tak mendapatkan jawaban pasti terkait pertanggung jawaban.
Baca Juga : Ngilu, Terobos Palang Pintu Kereta, Pengendara Tewas Dengan Motor Terjepit
"Pernah dia (IV) menelpon anak saya, dia bilang mau nikahin anak saya kalau keluarga saya menyiapkan uang sebesar Rp 7 juta dan satu unit motor Ninja. Saya ini cuma buruh tani mana ada uang untuk memenuhi tuntutan dia (IV)," ujar Amin dengan suara lirih.
Karena tak mendapati itikad baik dari IV dan keluarganya, Amin melaporkan peristiwa asusila yang menimpa NP ke Polda Lampung.
Tapi, oleh pihak Polda laporan supaya disampaikan ke Polres Lampung Tengah.
"Sudah saya lanjutkan laporan ke Polres Lampung Tengah beberapa waktu lalu. Saya disuruh membuat visum ke RSUD Demang Sepulau Raya, dan menyiapkan saksi, tapi sampai saat ini belum ada perkembangan (penyelidikan)," ujarnya.
Baca Juga : Ngilu! Video Honda BeAT Adu Banteng dengan Toyota Fortuner, Motor Hancur dan Pengendara Terpental
Korban NP kepada Lembaga Perlindungan Anak (LPA) mengisahkan awal pertemuannya dengan IV.
Mereka bertemu pertama kali pada November 2018.
Saat itu NP berkenalan dengan IV melalui teman sekolahnya.
Tak butuh waktu lama IV merayu NP untuk berpacaran.
Baca Juga : Bikin Meriang, Segini Ongkos Perbaikan Yamaha NMAX Setelah Terendam Air Laut