Find Us On Social Media :

Ramai Beredar Pesan Berantai di Whatsapp Tentang Geng Motor Bacok Warga, Polisi Pastikan Hoax

By , Kamis, 16 Mei 2019 | 17:35
Ilustrasi geng motor kembali berulah (Motorplus)

MOTOR Plus-online.com - Ramainya peristiwa begal yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Jakarta, Ngawi, dan Pekanbaru, membuat masyarakat di kota lain ikut resah.

Keresahan itu dirasakan para warga di Solo, Jawa Tengah.

Sebab, beredar sebuah pesan yang viral di media sosial dan aplikasi pesan Whatsapp.

Pesan tersebut berisi mengenai aksi begal para gangster merambah daerah Solo Raya.

Baca Juga : Masih Ingat Korban Begal yang Jadi Tersangka Akibat Melawan? Begini Nasibnya Sekarang

Baca Juga : Tebar Ancaman Geng Motor Akan Bantai Warga Yang Ada Di Jalanan

Pesan berantai ini beredar sejak Rabu (15/5/2019).

Tak hanya itu, dalam pesan disebutkan bahwa masyarakat Solo diimbau untuk tidak bepergian pada pukul 23.00-04.30 WIB.

Sebab, di wilayah Solo dan sekitarnya masih ada gangster yang beraksi.

Berikut bunyi pesannya:

Baca Juga : E-MAX Adiknya Yamaha NMAX Dijual Cuma Rp 18 Jutaan? Siapa Mau?

"Nih ada info dari teman-teman Polri, bahwa yang banyak merajalela bukan hanya begal. Sekarang ini ada gengster-gengster motor yang sedang merekrut anggota baru dan salah satu persyaratan masuk gengster adalah dengan membacok acak siapapun yang mereka temui di jalan.

Mohon info disebarluaskan agar rekan-rekan lebih waspada. Jangan gunakan atribut di atas jam 10 malam. Gunakan pelindung tambahan di tubuh Anda, karena di Nusukan, Sumber, Laweyan, dan Pedaringan Surakarta sudah 8 korban dibacok tanpa sebab dan motor mereka tidak diambil.