Setelah dibacok, ditinggal begitu saja. Delapan korban semua termasuk grabike (ojek online).
Sebarkan info ini semoga bermanfaat.
Baca Juga : Motor Matic Baru Yamaha Cygnus-X Tampil Menawan, Adopsi Warna Motor MotoGP 2019
Pesan ini disampaikan dari kami:
#HSSC(Honda_Sonic_Solo_Club)
#AstraHondaCare
#AstraHondaMotorIndonesia
#Honda
#OneHeart
#SalamSatuAspal
#KitaSemuaSaudara
#lanjutkan Bc
#ketemu jadi saudara
#BantuShare"
Menanggapi hal tersebut, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Grogol Sukoharjo, AKP Didik Noertjahjo mengungkapkan bahwa informasi tersebut adalah hoax.
"Memang sekarang mulai marak berita kekerasan, tetapi berita yang menginformasikan ada begal di Solo adalah hoaks," ujar Didik saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (16/5/2019).
Baca Juga : Kisah Tragis Odet Si Begal Sadis yang Ditembak Mati Polisi di Kampung Begal
Menurut Didik, tidak hanya pesan dari WhatsApp saja yang menimbulkan keresahan warga Solo dan sekitarnya, namun juga video aksi begal yang beredar di WhatsApp.
"Apalagi berita atau video yang tersebar juga melalui aplikasi pesan WhatsApp bahwa di Jakarta geng motor melakukan kekerasan, padahal videonya adalah kejadian yang sudah lama namun di-share ulang," ujar Didik.
Guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, masing-masing polisi telah melaksanakan patroli skala besar dari gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Didik menyampaikan bahwa patroli skala besar ini untuk Polres Sukoharjo dilaksanakan pada tiap malam hari, pukul 21.00 WIB.
Baca Juga : Orang Kampung Begal Kasih Trik Aman Dari Begal Motor Jalanan