MOTOR Plus-online.com - Pemberitaan soal bentrok tawuran dan geng motor, semakin merebak di media sosial.
Tentunya membuat pemotor jadi takut keluar rumah, terutama di malam hari.
Salah satu wilayah yang dianggap rawan konflik gangster dan geng motor, adalah Jakarta Selatan.
Membuat Wali Kota Jakarta Selatan, siap melawan para gangster yang merusuh di wilayahnya.
Baca Juga: Video Perang Geng Motor Vs Driver Ojol Tak Terhindarkan, Jakarta Memanas
Baca Juga: Dua Ratus Gengster Berani Mati Ancam Polisi Akan Serbu Jabodetabek
Dikutip Motorplus-online dari Wartakota, Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengingatkan seluruh komponen, lebih memperhatikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Terutama selama bulan Ramadan, dimana para pemotor banyak beraktifitas di malam dan pagi buta.
Apalagi dalam beberapa hari terakhir ini, marak aksi konvoi kelompok remaja.
Bahkan ada yang menimbulkan korban jiwa, dimana seorang remaja ditusuk sampai nyawanya tidak terselamatkan.
"Saya minta para camat, lurah dan semua stafnya untuk patroli, saya minta dukungan dari parah tokoh agama, dan tokoh masyarakat, jaga keamanan dan ketertiban, agar dapat menjalankan ibadah lebih baik," sebut Marullah, Sabtu (18/5/2019).
Di lain pihak, Camat Jagakarsa, Mundari menyampaikan, pihaknya telah melakukan antisipasi adanya gangguan kamtibmas, dengan melakukan patroli secara intensif.
"Jalur kita sangat rawan, pertama trek-trekan, kedua ada titik yang rawan tawuran," ujar Mundari.