Hanya saja, tikungan 10 itu merupakan tikungan sempit dan patah.
Idealnya memang harus ambil agak jauh ke sisi luar.
Manuver Jorge Lorenzo memang terlalu ambisius.
Alhasil, Jorge Lorenoz kehilangan grip ban depan dan menggelosor dan motor menghantam motor Andrea Dovizioso, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.
Baca Juga: Keren Abis, AHM Akhirnya Luncurkan Matic Retro Honda Genio, Fitur Melimpah
Max Biaggi menganalisis tidak ada yang salah dari manuver yang dilakukan Jorge Lorenzo.
Musuh bebuyutan Valentino Rossi di MotoGP era 2000-an itu juga membandingkan manuver Valentino Rossi dan Marc Marquez di saat yang sama.
Di tikungan itu, Valentino Rossi mencoba menyalip Danilo Petrucci, Marc Marquez menyalip Andrea Dovizioso.
Manuver sama di mana pembalap melakukan late braking karena peluang untuk menyalip.
Baca Juga: Sama-sama 110 Cc, Perbedaan Mesin Honda Genio dengan Scoopy Seperti Langit dan Bumi
"Jika dilihat dari atas, jelas bisa lihat Jorge dan Vale memang late braking saat bertarung dengan Maverick Vinales dan Danilo Petrucci ," kata Max Biaggi dilansir dari Speedweek.com.
"Sama halnya dengan Andrea Dovizioso yang disalip Marc Marquez, yang mencoba mengerem lebih dekat bisa ambil posisi saat motor keluar tikungan bisa cepat berakselerasi lagi," imbuh Max Biaggi.
Max Biaggi yakin Jorge Lorenzo berusaha keras menghindari crash.