Flag-to-flag itu ditetapkan race direction berdasarkan kondisi cuaca.
Flag-to-flag itu bisa saat race dimulai kondisi kering, kemudian turun hujan.
Atau sebaliknya, awal lomba dideklarasikan wet race, namun kemudian cuaca cerah.
Bila sudah dinyatakan flag-to-flag race, maka race direction akan menginformasikan kapan pembalap boleh ganti motor dan balik ke garasi.
Bila flag-to-flag awalnya kering kemudian basah, maka tim akan mempersiapkan motor keduanya dengan setting wet race.
Sebaliknya, bila flag-to-flag dinyakan wet race kemudian cuaca kering.
Maka tim akan mempersiapkan motor keduanya dengan setting kering.
Race direction akan memberikan informasi kapan boleh ganti motor berupa bendera putih.
Bila pembalap sudah mengetahui info pergantian motor maka, mereka akan balik ke garasi.
Kemudian pembalap harus menempatkan motor ke posisi berhenti lantas ganti motor.
Di saat itu motor yang disiapkan sudah dalam kondisi hidul dengan persneling di posisi netral.
Saat akan melaju, pembalap dan kru tim wajib memperhatikan benar traffic atau lalu lintas di garasi.