Jarvis juga menegaskan bahwa kelemahan Vinales terletak pada kemudahannya untuk berada dalam fase negatif.
"Namun, dengan mudah dia dapat kembali ke dalam fase positif. Dan saat dia berada dalam zona nyamannya, dia dapat mengalami banyak kemajuan," ujar Jarvis.
"Saya tidak tahu apakah dia memiliki pelatih mental atau tidak. Namun saya mengenalnya sebagai pembalap yang mempersiapkan segala sesuatu sebelum balapan," ucap Jarvis.
Jarvis juga menganggap bahwa pergantian kepala kru Vinales dari Ramon Forcada menjadi Esteban Garcia sebagai salah satu penyebab membaiknya performa Vinales.
Pergantian ini dirasa memberi banyak kontribusi terhadap kemajuan Vinales.
"Forcada memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman, namun kurang dalam komunikasi".
Baca Juga: Gokil Juga, Daftar Indenan Skutik Adventure Honda ADV 150 di Jawa Barat Sudah Segini
"Di sisi lain, Garcia jauh lebih muda dan memiliki pendekatan yang lebih humanis. Kehadiran Garcia dalam tim jelas memberi banyak manfaat bagi Vinales".
Sumbangan Garcia terhadap penampilan Vinales nampak, misalnya, melalui perubahan cara pandang Vinales.
Sebelumnya, Vinales banyak mengejar pencapaian fastest lap daripada keseluruhan balapan.
"Kini kekurangan tersebut telah tertangani," lanjut Jarvis.
Baca Juga: Mau Kredit Benelli Leoncino 250? Cicilan Terendah Mulai Rp 700 Ribuan