Find Us On Social Media :

Gak Cuma Motor Baru, Pemotor Juga Mesti Inreyen Saat Punya Motor Baru

By , Rabu, 28 Agustus 2019 | 19:01
Inreyen bukan cuma berlaku buat motor baru, tapi ente sebagai rider pun harus diinreyenkan juga. (Dok. WMS)

Ini penting untuk mengisi feeling. Putaran gas ini pasti berbeda dengan motor lama yang cenderung lambat menggapai tenaga bawah.

"Ini karena beberapa komponen di mesin sudah mengalami keausan. Kadang, butuh setengah putaran dipelintir, motor baru jalan," tambah pria yang juga stunt rider.

Baca Juga: Resmi, Yamaha Launching Motor Baru Bergenre Klasik, Asli Keren Banget!

Sebaliknya, motor baru, hanya seperampat putaran, sudah melompat.

Kedua adalah soal pengereman. Ada bebek dan sport, rem pada tangan dan kaki, sedangkan skubek, semuanya di tangan.

Feelingnya pun mesti dilatih, seberapa kuat menginjak rem motor akan berhenti.

Terlalu kuat, motor akan sliding, jika erlalu lemah, motor ogah berhenti.

Baca Juga: Apa Perlu Melakukan Inreyen Pada Ban Yang Baru Diganti ? Nih Kata Ahlinya

Demikian juga dengan rem depan, latihlah dengan dua jari tangan.

Seberapa kuat menekan tuas rem motor akan berhenti dengan aman, bukan mendadak.

Ketiga radius putar. Setiap motor mempunyai radius putar berbeda.

Meski satu merek, bila tipenya berbeda radius putar juga ikut berbeda.

Baca Juga: Hari Ini Valentino Rossi Jajal Motor Baru Yamaha 2020 Yang Pertama