Mesin 100 cc SOHC 2-klep pendingin air ini, dianggap mampu menyaingi mesin bebek kompetitornya, yaitu Honda Supra.
Sayangnya, terjadi tragedi yang membuat SMI Expressa gagal mewujudkan impian motor nasional.
Baca Juga: Heboh Honda Supra Fit Disulap Jadi Ninja 250, Begini Komentar Modifikator Tauco Custom
Kerusuhan melanda Jakarta dan sejumlah kota lainnya selepas peristiwa penembakan 12 Mei 1998. (Bayu Dwi Mardana)
3. Terkena Imbas Krisis Moneter dan Politik
Tragedi itu adalah Krisis Moneter serta Krisis Politik 1998, yang mengubah peta industri Indonesia.
Disertai ketidakstabilan politik di Indonesia, membuat proyek SMI Expressa terbengkalai.
Apalagi Presiden Soeharto juga mundur akibat Krisis Politik 1998, membuat proyek motor nasional sempat hilang.
Sayang ya, andai proyek SMI Expressa ada yang meneruskan, bisa jadi nasibnya bakalan lebih baik.
Baca Juga: Mengejutkan, Motor Canggih Seharga Rp 1 Milyar Ini Bisa Pakai Oli Honda Supra X 125