"Ya gitulah, buru-buru karena dapat orderan gitu kan. Iya tau tadi udah ada peringatannya,"
"Tapi pas mau mundur lagi, palang pintu keburu ketutup jadi susah buat mundur lagi," ucapnya di lokasi, Selasa (17/9/2019).
Baca Juga: Jangan Terobos Pelintasan Kereta di Bekasi, Tetap Nekat Siap Kena Jurus Silat Pria Ini
Ia yang tinggal di Kebon Pala, Jakarta Timur biasa melintas di jalan tersebut.
Ia menuturkan jika biasanya tak ada petugas kepolisian yang menjaga.
Hanya petugas palang pintu saja.
Hal itulah yang membuatnya nekat menerobos dan tetap melaju di perlintasan.
Baca Juga: Warga Berhamburan, Honda Vario 150 Baru 4 Bulan Hancur Disenggol Kereta Api, Korban Ditutup Jaket
Dengan adanya sosialisasi ini, Rahmat mengakui jika ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan.
"Berguna sih. Yang penting ada yang jaga aja. Kalau enggak ada yang jaga nggak menutup kemungkinan akan terjadi kecelakaan," tutupnya.
Rencananya Daop 1 Jakarta akan menggelar giat sosialisasi di sejumlah perlintasan sampai esok hati, Rabu (18/9/2019).
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Mengaku Kejar Order Terobos Perlintasan Kereta di Bukit Duri, Driver Ojol Ditilang