MOTOR Plus-online.com - PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta menggelar sosialisasi keselamatan pada para pengguna jalan di perlintasan Bukit Duri Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2019).
Sosialisai dilakukan lantaran masih banyaknya masyarakat yang nekat menerobos perlintasan kereta api.
Karena hal itulah, angka kecelakaan di perlintasan kereta api semakin tinggi.
Dikutip dari Tribunnews, di tahun 2019 sampai bulan Agustus kemarin, tercatat sebanyak 97 kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Daop 1 Jakarta.
Baca Juga: Sering Terjadi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Pengamat Transportasi Minta Polisi Turun Tangan
Dari 97 kecelakaan itu, 53 orang meninggal dan 25 orang lainnnya luka-luka.
"Penyebab tingginya angka kecelakaan pada perlintasan kerap terjadi, lantaran banyak pengendara yang tetap melaju meski sudah ada peringatan dari rambu yang ada," kata Executive Vice Presiden Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah.
Menurutnya, sebagian besar kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang, di mana jalur kereta api dan jalan dibuat sebidang.
Dia menjelaskan, dari 458 perlintasan sebidang, hanya ada 171 perlintasan sebidang yang resmi.
Baca Juga: Nekat Terobos Palang Pintu Kereta Api, Driver Ojol yang Buru-buru Mau Ambil Orderan Ditilang Polisi
"Masih banyak perlintas sebidang yang liar. Sekitar 2/3 nya belum,"
"Dari 458 itu ada 171 yang terjaga. Baik dijaga oleh PT KAI dan pihak ketiga seperti Pemda dishub," jelasnya.