Find Us On Social Media :

Sering Telat Ganti Oli Bikin Boros Bensin dan Keluar Asap Kebakaran Hutan

By Kamis, 26 September 2019 | 07:54
Ilustrasi ganti oli. (Dok Motor Plus)

MOTOR Plus-online.com - Pelumas atau oli mesin berfungsi mengurangi gesekkan dan mendinginkan komponen mesin.

Karena fungsi oli sangat vital penggantiannya harus dilakukan rutin dan menggunakan pelumas yang asli.

Pabrikan motor rata-rata merekomendasi penggantian oli setiap 4.000 km.

Jika lewat dari kilometer itu berisiko motor akan jebol dan berantakan.

Baca Juga: Kapan Ganti Oli Motor Yamaha? Ini Loh Kilometer Yang Tepat Versi Pabrikan Untuk Matic dan Sport

Baca Juga: Vital Ketika Ganti Oli Perhatikan Komponen Ini Supaya Tidak Bocor

Bahkan jika motor dipakai di jalanan yang macet penggantian pelumas dianjurkan kurang dari 4.000 km.

Trus gimana kalau sering telat ganti oli, apa resiko yang ditanggung.

Menurut Willy Dreeskandar dari F16 Motor, jika sering telat ganti oli gejalanya dari yang ringan sampai seperti kebakaran hutan.

Pertama, sering telat ganti oli kinerja mesin tidak maksimal, berasanya dari tarikan motor yang kurang spontan.

Baca Juga: Hati-hati Bro, Ini Efeknya Kalau Ganti Oli Mesin Saat Kondisi Motor Masih Panas

Karena penggantian oli yang sering telat dan daya lumas kurang, gesekan antar komponen jadi tinggi sehingga bikin aus komponen.