Dan diakhir tahun 2014 baru ada rezeki di event dragbike Lanud Sulaiman naik podium dijoki Yudistira Jebir.
"Ikut kelas bracket 9 detik dan alhamdulilah dapat posisi 5 dan piala pertama itu membuat saya banyak bersyukur," girang Agung.
Baca Juga: Suzuki Satria 2-tak Tampil Seperti Baru Ditangan Christian PS, Biaya Restorasi Pas di Kantong
VAKUM DAN DIJADIKAN MOTOR HARIAN
Setelah menang, vakum di awal tahun 2015 motor dibawa ke Jakarta kembali.
"Setelah sekian lama jarang dipanasin, akhirnya motor jebol untuk pertama kalinya dan cinta saya ikut kandas di tengah tahun 2015, ditambah lagi habis kontrak kerja. Tambah mumet," ujar Agung yang hobi motor itu.
Warna knalpot mendukung (ISTIMEWA)
Situ Agung berusaha kembali dari menjual part racing dimotor untuk modal kerja dan mendanai motor.
Alhamdulilah katanya 2016 bisa kerja kembali di pabrik di kawasan KIIC Karawang Barat, Jawa Barat dan bisa modif kembali.
Baca Juga: Varian Langka, Suzuki Satria Hiu Buka Harga Rp 100 Juta, Orang Vietnam Langsung Mundur
Akhirnya perombakan ketiga di awal 2019 motor kembali hidup dengan spek 200 cc harian dengan target buat mudik tahun 2019 nanti motor semua full spare part orisinil SGP (Suzuki Genuine Part).
Spek terakhir sebagai berikut:
Stroke tetap (naik 3 mm)
Seher 68 forged
Stang seher Scorpio
Klep CBR Thailand Ukuran 24/21 yang batang 3,5 mm
Koil YZ 125
Cdi BRT Imax 24 step
Karburator PWK 35 mm Air Strike
Knalpot KOU THAILAND
MONOSHOCK YSS Tabung
Swing arm DKT THAILAND
Gear depan SSS
Gear belakang Daytona
Rantai SSS
GS ASTRA Orisinil FU.