Padahal di negara lain seperti Amerika dan Eropa, Google Maps jauh lebih akurat.
Google Maps + X-Ram Mount (Rp 600 ribu) (Fariz/otomotifnet)
Mark Graham, seorang profesor dari Universitas Oxford mengatakan hal ini terjadi karena database pemetaan di sana jauh lebih kaya.
Kasus bikin nyasar pemotor oleh Google Maps, juga sering dialami para driver ojek online (ojol).
Beberapa driver ojol dibuat bingung dengan posisi penumpang, yang bergeser jauh dari lokasi penjemputan atau pengantaran.
Seperti yang diucapkan Reyhan, pengemudi Go-Jek di kawasan Halim, Jakarta Timur.
Baca Juga: Kasihan, Video Driver Ojol Dituduh Penipu dan Orderan Makanan Ditolak, Pemesan Malah Salahkan Google
Ia sering dibuat bingung mencari alamat saat mengantar atau menjemput penumpang.
"Sering, Mas, apalagi kalau jemput penumpangnya itu di daerah perumahan. Notifikasinya di mana, tahunya orangnya dimana, beda gitu," ucap Reyhan kepada Kompas.com di Jakarta Timur.
Hal senada juga disampaikan pengendara Go-Jek lainnya, Marlin.
Ia mengaku pernah tersasar ke daerah lain yang membuatnya kehilangan konsumen.
Baca Juga: Lagi Viral Bayi Bernama Google, Ternyata Hampir Dilahirkan di Atas Motor Ojek Online