Apalagi Hodgson melihat para penggemar balap, ingin Lorenzo bisa kembali bersaing seperti saat masih bersama Yamaha.
"Namun sepertinya itu butuh waktu lama, mengingat kontrak (Lorenzo) dengan Honda sampai tahun 2020," tukas Hodgson.
Baca Juga: Menohok! Ini Dua Solusi Buat Lorenzo Bisa Bersaing Lagi di MotoGP
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi saat bersama di Yamaha (Autosport)
Hodgson sendiri melihat, kecil kemungkinan Jorge Lorenzo kembali bersama tim pabrikan Yamaha.
"Karena di tim pabrikan, sudah diisi Maverick Vinales dan sepertinya Fabio Quartararo," ungkapnya.
Makanya, Hodgson sebut kalau Lorenzo pindah ke tim satelit Yamaha Petronas SRT lebih cocok.
"Biar naik motor satelit, YZR-M1 lebih cocok buat Lorenzo, dia tidak butuh uang (kontrak) namun motor yang cocok dengannya," lanjut Hodgson.
Baca Juga: Waduh! Bos Honda Kecewa Performa Jorge Lorenzo di MotoGP Musim Ini, Terancam Dipecat?
Jorge Lorenzo sukses besar saat naik Yamaha YZR-M1, dimana dirinya bisa meraih juara dunia MotoGP 2010, 2012 dan terakhir 2015.
Sayang, setelah pindah dari Yamaha ke Ducati lalu Honda, Lorenzo seakan-akan dihantui banyak masalah.
Seperti di MotoGP Thailand 2019 kemarin, di mana dirinya terhambat oleh cedera yang membuatnya tidak bisa finish 10 besar.
Untuk tahun 2020 sendiri, Hodgson anggap Lorenzo tidak akan berbeda jauh dengan musim 2019.