MOTOR Plus-online.com - Pedagang motor bekas dikabarkan ogah menampung motor bebek dari konsumen.
Salah satunya adalah Wandi, pemilik dealer motor bekas Jaya Motor yang berlokasi di Jelambar, Jakarta Barat.
Wandi mengaku sulit untuk menjual motor bebek, meskipun harga yang diberikan murah.
"Jualnya susah, padahal harga yang di tawarkan lebih murah," kata Wandi.
Baca Juga: Curhat Pedagang Motor Bekas, Enggak Mau Lagi Nampung Motor Bebek dari Konsumen
Baca Juga: Budget Rp 5 Jutaan Dapat Motor Bekas Honda Yamaha dan Suzuki
Wandi mengatakan bahwa peminat motor bebek bekas saat ini sudah banyak berkurang.
"Orang sudah tidak ada yang cari. Jadi kami udah jarang mau tampung," sambungnya.
Bahkan Wandi juga mengatakan bahwa butuh waktu lama untuk menjual motor bebek.
Di antaranya adalah Yamaha MX-King dan Honda Supra GTR 150.
Baca Juga: Horor, Ratusan Motor Bekas Kecelakaan Menumpuk di Cikamuning, Ada yang Sudah Teronggok 14 Tahun
"Kami pernah jual Yamaha MX-King enam bulan baru laku. Honda Supra GTR 150 juga begitu, baru terjual setelah kita pajang beberapa bulan," kata Wandi.
Sebenarnya motor bebek memiliki resale value atau harga jual kembali yang bagus.