Find Us On Social Media :

MotoGP Malaysia 2019 Bakal Seru, Sirkuit Sepang Dikenal Menyiksa Pengereman

By , Rabu, 30 Oktober 2019 | 21:15
Duel hard braking Fabio Quartararo lawan Marc Marquez (instagram.com/sepangcircuit)

Total durasi pengereman pembalap MotoGP mencapai 39 detik, itu dua kali durasi mobil F1.

Itu berarti rem pada motor MotoGP digunakan untuk 32% dari keseluruhan lap atau 1 race, dan sedangkan untuk mobil F1 hanya 17%.

Selain itu, deselerasi puncak rata-rata per putaran motor MotoGP adalah 1,04 G.

Bisa sampai angka segitu, karena ada enam titik pengereman yang mengukur kurang dari 1 G.

Baca Juga: MotoGP Indonesia Mendekati Kenyataan! CEO Dorna Sports Apresiasi Pembangunan Sirkuit Mandalika, Ini Buktinya

Data pengereman dari Brembo di MotoGP Malaysia (Brembo)

Brembo merangkum semua gaya yang diterapkan oleh pengendara pada tuas rem sejak start hingga finish.

Hasilnya, gaya yang mencapai sekitar 760 kg (1,676 lbs).

Dengan kata lain, pengendara diharuskan untuk menerapkan gaya sekitar 19 kg (42 lbs) pada tuas rem setiap menit balapan.

Wajar saja, pasalnya tikungan yang paling membutuhkan pengereman ekstrem adalah tikungan 1 sirkuit Sepang.

Baca Juga: Hafizh Syahrin Bisa Bernapas Lega, Pemerintah Malaysia Suntikan Dana Demi Balapan MotoGP

Usai pembalap ngebut di trek lurus hingga mencapai kecepatan 319 km/jam, maka pembalap diharuskan mengerem keras.

Tidak tanggung-tanggung, mereka harus mengerem sampai kecepatan hanya 70 km/jam untuk memasuki tikungan 1.