Find Us On Social Media :

Sedih, Afridza Munandar Meninggal di ATC Malaysia 2019, Ayahnya Siap Tunaikan Cita-cita Almarhum

By Rabu, 06 November 2019 | 10:59
Rumah almarhum Afridza Munandar di Tasikmalaya, Jawa Barat. (Isep Heri / Tribun Jabar)

MOTOR Plus-online.com - Di gelaran ATC Malaysia 2019 kemarin, pembalap Indonesia Afridza Munandar meninggal dunia usai kecelakaan.

Kabar itu tentu sangat menyedihkan dan enggak diduga keluarga besar almarhum.

Mengingat alhamrhum Afridza Munandar, sang ayah ternyata bercerita kalau bakat otomotifnya ternyata turun dari sang kakek.

Afridza yang mengalami kecelakaan saat berlaga Idemitsu Asia Talent Cup di sirkuit Sepang minggu lalu tidak bisa diselamatkan nyawanya meski sudah dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Bikin Melongo, Vespa GTV 250ie CBU Italia Harga Bekasnya Setara Honda Brio Baru

Irwan Munandar (48), ayah dari Afridza Munandar bercerita di kediamannya di Perum Tamansari Indah Nomor D9, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Irwan yang sudah terlihat tegar setelah ditinggal anak pertamanya itu mengenang anaknya merupakan sosok anak muda yang disiplin dan taat beribadah.

"Semangatnya tinggi untuk menjadi atlet pembalap motor kelas dunia. Dia sangat ingin masuk MotoGP," kata dia.

Ternyata, jiwa balap Afridza memang sudah terlihat dari semasa kecil. Apalagi almarhum kakeknya bergelut di dunia yang sama, yaitu otomotif.

Baca Juga: Jelang Musim Hujan, Bagaimana Keamanan Pemakai Kanopi di Motor Menurut Pakar Safety Riding

Mendiang kakeknya yakni Andi Suryana, adalah pembalap nasional motor cross di tahun 1970.

Selain bermimpi besar mengikuti ajang bergengsi MotoGP, lanjut Irwan, belum lama ini anaknya tersebut bercita-cita untuk membangun sebuah kafe.

"Cita-cita lain Ridza pernah bilang mau bikin kafe bernuansa otomotif, tapi belum kesampaian," tutur Irwan.