“Group 2 tadi, diproses lagi, jadi group 3! Group 3 ini, yang kita kenal dengan istilah sintetik atau fully synthetic,” terang Chriswandy Widjaja, Marketing Manager PT Pasific Lubritama Indonesia, selaku produsen United Oil.
Baca Juga: Yamaha NMAX Keok, Honda ADV150 dan PCX150 Pakai Mesin Baru Power Melonjak
Enggak sampai situ. Masih dilanjut prosesnya. Setelah diolah lagi, jadilah group 4 atau PAO (Poly Alpha Olefins).
PAO ini sudah termasuk murni bahan kimia. Pase PAO digabungkan dengan group 3 (fully synthetic), menghasilkan oli dengan performa dan perlindungan lebih baik dibanding saat masih fully synthetic.
Setelah PAO, ada lagi bahan kimia lain yang biasa disebut group 5. “Inilah yang dipanggil ester. Bahan kimia satu ini, memiliki 0% shear loss atau memiliki tingkat keausan 0%,” bilang M. Firmansyah, Product Manager PT Surganya Motor Indonesia (Planet Ban) selaku retailer oli X-Ten yang sudah berbahan fully synthetic Ester.
Keuntungan oli yang mengandung ester ini, akan memiliki tingkat keausan yang minim pada komponen mesin. Life time yang jauh lebih lama dan peningkatan performa yang bagus dibanding menggunakan fully synthetic biasa.
Baca Juga: Banyak yang Penasaran, Yamaha NMAX Dicat Ulang, Apakah Garansinya Bakalan Gugur?
Nah, yang lebih advance lagi seperti yang dianut salah satu produk pelumas keluaran Motul.
Kandungannya sudah pakai yang double ester. Hmm.. Apalagi ini sob?
Teknologi double ester, meningkatkan ikatan asam dari kimia properties yang ada di aditif oil jadi lebih kuat.
Dengan memperkuat ikatan kimia tadi, kemampuan double ester diklaim lebih bagus dibanding ester.
Baca Juga: Bikin Ngiler! Yamaha NMAX dan Aerox 155 2019 Baru Dijual Harga Seken
Sehingga memiliki tingkat proteksi yang lebih baik dan life time-nya juga jauh lebih lama.