Talenta seorang Topo Goedel Atmodjo diuji dengan pekerjaan yang pastinya tidak begitu sulit dibanding dengan pengalamannya sebagai seorang modifikator nasional yang cukup pengalaman.
Hal ini terlihat dari hasil akhir tangan dinginnya, seperti standar kelayakan dan kenyamanan terlihat nyata.
Pastinya motor bisa berjalan stabil karena senter grafiti yang sesuai.
Baca Juga: Pilihan Lampu Motor Ini Bisa Jadi Rekomendasi, Makin Terang di Musim Hujan
Di tangan Topo Goedel Atmodjo, Honda C70 kembali nampak baru. (Dok Tauco Custom)
Hal paling utama adalah sektor rangka monocok dari motor bebek produksi Honda ini, underbone yang mengaplikasi pipa bawaan pabrik terpaksa diamputasi diganti dengan pipa Hollo mengacu model frame bebek Honda generasi terbaru.
Tujuannya untuk memgejar kekuatan, menutup kekurangan motor jadul yang riskan patah dan keropos karena usia.
Kendala berikutnya ada dipergantian spare part original nya macam lampu, jok, knalpot dan pendukungnya.
Momen demam klasik sangat membantu pencarian komponen ini, dan Topo tidak terpaku sama pakem di dalam menterjemahkan keinginan Rosihan yang ingin menjadikan motor asli pabrikan tulen.
Ide cerdas dan tidak mahal sukses diterapkan Topo, seperti menerapkan elektrik stater dan merekondisi beberapa komponen yang sudah tidak layak pakai seperti sistem shock depan yang sudah ketinggalan zaman di rekondisikan dengan komponen yang modern.
Orisinalitas Honda C70 tetap dipertahankan. (Dok Tauco Custom)
Juga sistem rem yang aplikasi teromol Honda Astrea Grand tapi secara bentuk masih tidak lari dari konsep.