"Saya juga sudah tahu kalau dirinya sudah memulai pembicaraan dengan tim saya. Tapi bagaimana lagi? Saya memiliki kontrak untuk musim 2020," imbuhnya.
Namun, tak dapat dimungkiri bahwa keyakinan Abraham mulai surut, menyusul fakta bahwa kepindahan Zarco disokong oleh Dorna.
Baca Juga: Karel Abraham Berbicara Soal Tim Satelit di MotoGP, Apa Katanya?
"Ini menjadi rumit karena sekarang Dorna memihak Zarco," ujar Abraham, ngambek.
"Seharusnya Zarco tidak boleh bicara dengan Avintia sebelum kami sendiri memutuskan apakah akan mengakhiri kontrak saya," katanya lagi.
Abraham pun menutup pernyataannya dengan mengungkapkan optimismenya bertahan, kendati masih samar-samar.
"Secara pribadi, saya sangat ingin untuk melanjutkan (di Avintia), karena saya suka membalap. Saya juga cinta MotoGP dan berharap dapat bertahan," tuturnya.
Baca Juga: Karel Abraham Sudah Cocok Dengan Ducati
"Bagaimanapun, penyesuaian dalam kontrak kadang dibutuhkan. Semoga kita bisa segera melihat bagaimana ini semua akan berakhir," pungkas Abraham.
Karier Abraham di MotoGP memang tidak bisa dibilang cemerlang.
Sejak menjalani debutnya di kelas utama pada musim 2011, dirinya sama sekali tidak pernah mempersembahkan kemenangan.
Pada musim 2019 yang baru saja berlalu pun Abraham hanya mampu meraup 9 poin dari 19 seri balapan, yang membuatnya terpuruk di dasar klasemen.
Baca Juga: Karel Abraham Teken Perpanjangan Kontrak Dengan Tim Aspar