Karena insiden ini, Karel Abraham mencoba berdiskusi dengan orang terdekatnya di manajemen Reale Avintia Racing, yaitu Ruben Xaus.
Baca Juga: Pedas dan Banyak Rasa, Pembalap MotoGP Karel Abraham Doyan Makanan Indonesia
Karel Abraham (MotoGP)
"Saya berdiskusi dengan Ruben, dan dirinya meyakinkan diriku kalau tidak ada masalah," tukas Karel.
Ruben Xaus yang merupakan pembalap legenda Ducati ini, meyaknikan Karel kalau kontraknya aman bersama Reale Avintia Racing.
"Makanya saya datang ke tes musim dingin MotoGP di Jerez, untuk mempersiapkan diri buat MotoGP 2020," ungkap Karel.
Agar yakin dirinya tetap bisa balapan, Karel menanyakan soal isu Johann Zarco menggantikan posisinya di Reale Avintia Racing.
Baca Juga: Bikin Dunia Balap Geger, Karel Abraham Dadakan Pensiun dari MotoGP, Johann Zarco Jadi Penggantinya?
"Dikatakan kalau kedatangan Zarco tidak didukung Ducati, sehingga diriku yakin bakal tetap balapan," yakin Karel yang sudah balapan MotoGP sejak tahun 2011 ini.
Namun harapan itu pupus, saat Karel Abraham dikirimi e-mail dari Esponsorama, organisasi dibalik Avintia Racing.
"Isi e-mail berbahasa Spanyol itu kurang saya pahami, namun intinya kontrak dengan Avintia Racing diputus," sedih Karel.
Yang menambah sedih Karel, adalah saat dirinya mencari jawaban melalui Ruben Xaus.
Baca Juga: Telan Ludah Sendiri, Johann Zarco Akhirnya Gabung Avintia Ducati, Ini Alasannya