Selain tiga negara tersebut, ZXR-250 juga dijual di Australia dan beberapa negara Eropa via importir umum. Bukan langsung dari Kawasaki.
Di Australia dan Eropa, motor ini punya julukan lain, disebut sebagai ZX-2R atau ZXRR.
Baca Juga: Jualan Motor Sport di Indonesia Lesu, Kawasaki Siapkan Skutik Bongsor Berkapasitas Mesin Besar
Kawasaki ZXR-250 pendahulu Ninja ZX-25R, mesin 250 cc tapi 4 silinder
Secara spesifikasi ZXR-250 mengusung mesin 249 cc, 4-silinder segaris, DOHC, 16- klep, berradiator, dan transmisi 6-percepatan.
Namun karena mesin era 80an, Kawasaki ZXR-250 menggunakan karburator Keihin CVK D30 sebanyak empat buah.
Menariknya, motor yang punya klaim tenaga 45 dk pada 15.000 rpm dan torsi maksimal 24,5 Nm di 11.500 rpm ini punya limiter hingga 19.000 rpm, sadis!
Cuma, khusus untuk China rupanya tenaga Kawasaki ZXR-250 hanya 39 dk, disesuaikan dengan regulasi di negara tersebut.
Konfigurasi ruang bakarnya yang over bore (49 x 33,1 mm) dengan stroke sangat pendek.
Karakter overbore membuat mesinnya selalu minta berkitir di putaran tinggi.
Buat harian memang merepotkan, karena mesin ini baru terasa nendang tarikannya di 10.000 rpm.
Alhasil rider harus pintar-pintar jaga putaran mesin, terutama saat di jalanan padat.