"Balapan mesin standar seperti di AP250 itu jelas rasio gir akan berpengaruh banyak," tukas pria yang akrab disapa Mletis ini.
Baca Juga: Hasil Race 2 ARRC AP250 Malaysia, Indonesia Dominasi Total, Sapu 6 Besar
Irfan Ardiansyah selebrasi kemenangan pertama di ARRC AP250 musim ini, namun hasil itu membuatnya kena aturan equaliser di mena pembalap kena pangkas 500 rpm setiap seliaih lebih 50 poin antara penghuni pertama klasemen dengan urutan kelima di klasemen (Instagram/astrahondaracingteam)
"Makin sedikit mata final gear, maka akan lebih tinggi tenaga di putaran atasnya," sambung pria asli D.I.Yogyakarta itu.
Terlebih putaran atas akan lebih berguna di sirkuit berkarakter cepat seperti sirkuit Buriram.
Kematangan strategi mekanik dan juga konsistensi pembalap dalam menjaga racing line, jelas akan jadi tontonan menarik.
Jadi siapa pun yang menang, Indonesia tetap akan berbangga di kancah balap motor Asia akhir pekan ini.