Hingga akhirnya diputuskan untuk di-airbrush setelah si empunya motor kenal dengan ‘Mbah’ Wito, painter airbrush ternama asal Solo, Jateng.
Konsepnya dari owner-nya sendiri dan diadaptasi oleh Mbah Wito.
“Memang Mbah Wito jagonya airbrush, halus kerjaannya,” tambah Eddo. Satu bulan setengah setelah tangki dan bodi belakang dikirim ke Solo, hasil airbrush pun selesai dengan finishing yang ciamik.
Baca Juga: Raungan Mesinnya Bikin Dengkul Gemetar, MV Agusta F3 675 Moge Supersport Satu-satunya dari Italia
Lanjut ke ubahan di bagian kaki-kaki. Set up yang dilakukan tergolong spesial.
Dimulai dari peredam kejut depan-belakang yang menggunakan Ohlins.
Set up suspensi depan yahud! Paduan Ohlins FGR 200 dengan kaliper Brembo GP4RX (Randy)
Terdengar mainstream? Tunggu dulu, bukan Ohlins sembarang Ohlins! Di depan memakai FGR 200 sedangkan belakang terpasang rapi Ohlins TTX.
Dua tipe yang jamak digunakan untuk balap motor tingkat dunia.
Baca Juga: Motor Konsep Superveloce 800 Serie Oro Sudah Siap Diproduksi MV Agusta
Kualitas handling beserta redamannya tak perlu diragukan lagi!
Lanjut ke pelek, Jonich Wheels asal Italia bertengger manis di Dragster RR ini.
Fakta menarik, ternyata pelek Jonich Wheels ini merupakan set kedua yang dibikin di dunia.