Secara basis, mesin Honda Genio mirip dengan yang dipakai Honda BeAT.
Dari bentuk cover CVT, sampai kipasnya, serupa dengan motor matic yang paling laris di Indonesia ini.
Baca Juga: Yamaha NMAX Terbaru Enggak Lama Lagi Dilaunching, Banyak Fitur Keren dan Pilihan Warna Kuning
Spesifikasinya juga sama, 1 silinder SOHC 2-klep, berpendingin udara.
Powernya, mencapai 8,8 dk/7.500 rpm, dan torsi maksimum 9,3 Nm/5.500 rpm.
Tenaganya lebih besar karena ada ubahan, dibanding mesin eSP 110 cc milik Honda BeAT yang update terakhir 2016 lalu ini.
Seperti rasio kompresi lebih tinggi, stroke dibuat panjang, dan area CVT dirombak.
Beberapa fitur andalan mesin eSP motor matic Honda juga disematkan, misalnya starter seamless ACG serta Idling Stop System.
Akselerasi bawahnya enteng, dan mudah menggapai 60 km/jam di speedometer.
Nah, selain mesin dari Genio sasis juga sama dari motor matic retro tersebut.
Rangkanya baru, dengan nama eSAF (enhanced Smart Architecture Frame), yang lebih ringan dan diklaim bikin handling-nya lincah.
Baca Juga: Promo Gede-gedean, Uang Rp 1 Juta Bisa Bawa Pulang Yamaha NMAX