MOTOR Plus-online.com - Balap MotoGP selalu menarik untuk dibahas.
Segala yang berhubungan dengan balap motor paling populer ini memang selalu memiliki daya tarik.
Bukan cuma soal pembalap atau komponen baru, tekanan angin pada ban motor MotoGP juga layak disimak.
Tekanan di ban motor MotoGP punya aturan khusus untuk menghindari kompon ban cepat aus dan pembalap enggak tersungkur di gravel.
Ada batasan tertentu soal tekanan ban dengan rambu-rambu 'safety first'.
Jadi, selain performa ban yang bagus dan awet, ban juga harus menjamin kesalamatan pembalap.
Dulu, pemasok ban MotoGP, Michelin, membebaskan setiap tim menentukan tekanan udara dalam ban motor pembalapnya.
Michelin tetap punya standar tekanan yang sebaiknya diikuti oleh setiap tim untuk alasan performa dan keselamatan pembalap itu sendiri.
Baca Juga: Dilengkapi ABS, Harga Motor Sport Aprilia RS150 Lebih Murah dari Yamaha All New NMAX 155
Awalnya Michelin memakai standar 1,9 bar atau 27,6 psi, namun sudah diturunkan menjadi 1,5 bar atau 21,8 psi.
Tekanan 1,5 bar atau 21,8 psi itu menjadi patokan bawah pengisian tekanan udara di ban MotoGP.