Boks filter juga dipasang Veloscope, lalu knalpot standarnya dibobok agar lebih ngeplong.
Otak mesin alias ECU tetap standar dan tanpa piggyback, karena itu mesinnya masih kena limiter.
Lanjut CVT yang kena oprek dengan sudut kemiringan puli dibubut, tapi Yoyo enggan menyebut angkanya, lalu rumah roller dikerok.
Baca Juga: Selain Obat Gredek Honda PCX 150, Paket CVT Harga Rp 500 Ribu Ini Bikin Akselerasi Makin Ngacir
Kemudian mangkok kopling ganda dibubut, dibuat agak kasar biar lebih menggigit.
Biar handling lebih baik, supensi depan di-custom jadi lebih keras. Suling diganti dan diisi dengan oli untuk mesin hidrolik.
Sedang belakang pakai sokbreker Ohlins punya Yamaha NMAX, yang lebih pendek biar enak diajak cornering.
Setang pakai punya part aftermarket, membuat riding position bisa lebih mundur.
Baca Juga: Yamaha MT-25 Dibuat Hedon, Pakai Lampu MT-15 Sampai Suspensi Ohlins
Kelas MP7 mewajibkan silencer knalpotnya standar, Yoyo hanya memboboknya supaya lebih nge-plong (Rangga)
Biar handling lebih mantap, rem Honda PCX dengan livery "Mecin" ini masih standar.
“Ke depanya ada request dari pembalap untuk ganti selang rem pakai aftermarket supaya lebih tahan panas,” terang Yoyo.
Ubahan lain hanya mencopot dek, dan memasang footstep yang lebih mundur dan naik.