"Ironisnya setelah kami memutuskan untuk berpisah pada musim berikutnya, dia benar-benar menjadi pembalap tercepat," kata Paolo Ciabatti, dilansir dari Crash.net.
"Dia menang di Mugello dengan cara yang fantastis, dia menang di Barcelona dua minggu kemudian dan kemudian di Austria," ucap pria asal Italia itu.
Lebih jauh lagi, Paolo Ciabatti juga menjelaskan bahwa timnya sejatinya tidak kehilangan kepercayaan atas hasil kinerja yang ditunjukkan oleh Lorenzo dalam dua musim tersebut.
"Kami juga tidak kehilangan kepercayaan padanya, karena kami terus berusaha untuk membuat perubahan yang akhirnya akan mampu meningkatkan performa motor untuk semua rider," kata Paolo Ciabatti.