Find Us On Social Media :

Waspada, 2 Tanda Ini Indikasikan Vanbelt Motor Matic Akan Putus, Segera Bawa ke Bengkel

By Rabu, 01 Januari 2020 | 20:10
Vanbelt motor matic harus sering dicek. (Dok Motor Plus)

Meskipun mesin masih dalam keadaan hidup, namun posisi pada ban belakang tidak mau memutar dengan biasanya.

"Setelah itu muncul bunyi berdecit, pada area di seputar CVT, " ujar Agus Susanto, mekanik D'645 Concet Speed, Cirebon Jabar.

Baca Juga: Tarikan Yamaha Lexi Jadi Makin Bengis, Cuma Ganti Dua Komponen di CVT Ini

2. Muncul Suara Berdecit

Bunyi berdecit semua itu dikarenakan belt CVT aus, sehingga menjadi selip dan timbul bunyi berdecit tadi.

Ilustrasi vanbelt. (MOTOR Plus)

Supaya yakin, bongkar CVT dan lihat bagian dalamnya. Cek di peranti belt CVT, apakah ada yang retak jika disimak secara utuh atau saat bagian belt di tekuk.

Kalau sudah ada ciri-ciri itu di motor matic sobat, harusnya dicek langsung.

Baca Juga: Tarikan Skutik Lemot? Coba Pasang Per CVT Ini Akselerasi Skutik Jadi Enteng

Usia pemakaian belt CVT ini, dengan jarak maksimal 25 ribu hingga 30 ribu kilometer sudah mesti di ganti.

Apalagi kerap digunakan sebagai besutan harian yang aktif. Karena performa belt CVT akan terus menurun.

"Ada baiknya kita lakukan perawatan rutin ketika servis ringan, untuk cek kondisi belt CVT sekalian.

Minimal dengn jarak tempuh setiap 5000 km sampai 6000 km, supaya membersihkan kotoran yang menempel pada belt CVT, " tutup Agus.