Baca Juga: Pilihan Motor Bekas Harga di Bawah Rp 3 Jutaan, Bisa Bawa Pulang Yamaha Vega atau Honda Supra Fit
Ayah dua anak ini rupanya selain menjual motor secara tunai juga menjual secara kredit.
Namun anehnya, Rahman enggak meminta persyaratan layaknya proses kredit di leasing resmi.
Dirinya hanya mengandalkan kepercayaan kepada calon pembeli motornya dengan cara kredit.
"Saya cuma pakai sistem kepercayaan kepada calon pembeli yang mau kredit motor bekas di sini. Enggak pakai KTP, KK atau surat apapun. Saya hanya mengandalkan kepercayaan. Makanya beberapa kali kena tipu, tapi biarlah itu mungkin bukan rejeki saya," lanjutnya sambil mengelap motor dagangannya.
Baca Juga: Ini 6 Pilihan Motor Seken Sisa Balap Drag Bike, Ternyata Harganya Terjangkau
Cara menagih uang cicilan kepada konsumennya juga terbilang simpel, Rahman hanya menelpon saat sudah jatuh tanggal pembayaran.
Kebanyakan langsung direspon dan besoknya dibayarkan, tapi ada juga yang ditelpon, di SMS sampai di whatsapp enggak ada jawaban sampai akhirnya menghilang tanpa jejak.
"Ya begitu, pas tanggal bayar ya saya telepon biasanya besoknya bayar. Tapi ada juga yang sudah dihubungi beberapa kali enggak ada jawaban dan malah kabur. Sudah sering begitu dan saya enggak menyesal sudah percaya pada orang yang enggak tanggung jawab," curhatnya dengan tatapan kosong.
Walaupun sudah beberapa kali mengalami hal pahit dibohongi konsumennya, namun Rahmah tetap enggak akan mengubah cara dagangnya.
Baca Juga: Cuma di Dealer Motor Seken Ini, Yamaha NMAX, Honda PCX sampai GSX R150 Dikasih Garansi
Dirinya hanya mengandalkan kepercayaan karena dagangan miliknya hanya titipan dari Tuhan.
"Saya akan tetap jualan motor bekas dan enggak berniat memperketat syarat kredit motor bekas di sini. Biarkan saja mengalir karena rejeki itu sudah diatur Tuhan. Saya juga menyadari kalau motor-motor bekas ini hanyalah titipan-Nya," tutupnya.