Find Us On Social Media :

Jadi Vespa Tertua dan Langka di Indonesia, Vespa Bacchetta 1949 Kembali Mengaspal

By , Rabu, 26 Februari 2020 | 15:15
Vespa Bacchetta 1946 milik Andy Wardhana (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus)

Dengan memakan waktu kurang lebih 5 bulan, Vespa Bacchetta pun berubah ke wujud aslinya.

"Untuk merestorasi, saya tanya teman-teman Vespa dan melihat buku referensi Vespa dari Italia," ungkap om AW.

"Jadi untuk pemilihan warna dan komponen kita ambil dari buku," sambungnya.

Baca Juga: Dibanderol Rp 2 Jutaan, Sokbreker Scarlet Buat Vespa Matic Bikin Riding Lebih Aman

"Untuk mesin, kita ambil beberapa komponen dari Vespa Douglas 1950-an," ungkap mas Nana selaku mekanik om AW.

"Memang mirip-mirip dengan Douglas 1950, namun hanya beda di torsinya saja," sambung Nana.

Mesin 125 cc dengan kode V11-T dibantu dengan transmisi 3-speed mekanik.

"Yang jadi ciri khas, koplingnya enggak pakai kabel namun batang besi pengungkit," lanjutnya.

Baca Juga: Video Vespa Klasik Jadi Motor Listrik, Habiskan Biaya Rp 20 Juta Demi Akselerasi Instan

Bagian kopling memakai batang besi sebagai tuas (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus)

Untuk komponen aksesoris, om AW mendatangkan langsung berbagai spare part dari Italia dan Jerman, seperti speedometer, standar tengah, lampu belakang.

Alhasil, Vespa Bacchetta dengan kelir Metallic Green pun bisa mengaspal kembali.

Dari penelusuran AW, Vespa Bacchetta miliknya dibuat di Piaggio Factory, dan dijual di kota Brescia, Italia.