Dikutip dari situs resmi pertamina.com, Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyatakan, Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina dengan skala kecil untuk melayani kebutuhan BBM, LPG dan juga pelumas yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain.
Ini menjadi peluang usaha bagi mitra Pertamina di daerah pedesaan.
“Ini sejalan dengan program OVOO yakni One Village One Outlet yang dijalankan Pertamina untuk medistribusikan energi hingga ke perdesaan,” terang Fajriyah.
Baca Juga: Ngeri... Video Detik-detik Pertamini Percikan Api dan Terbakar Hebat, Warga Histeris dan Ketakutan
Menurut Fajriyah, Pertashop memiliki tiga kategori yakni Gold, Platinum dan Diamond.
Pertashop Gold kapasitas penyaluran BBM-nya 400 liter per hari dan luas lahan yang dibutuhkan sekitar 144 meter persegi.
Syaratnya lokasi dari desa ke SPBU lebih dari 10 kilometer atau berdasarkan evaluasi.
Untuk Pertashop Gold modal atau investasinya sekitar Rp 300 juta dengan keuntungan bersih per bulan sekitar Rp 3-7,5 juta.
Baca Juga: Nah Loh! Sebut Pertamini Ilegal, Pertamina Siap Berantas Pedagang Bensin Eceran
Untuk Pertashop Platinum penyaluran BBM-nya 1.000 liter per hari.
Harus memiliki tangki penyimpanan 10 kiloliter (kl) dan luas lahan 200 meter persegi beradadi di kecamatan yang belum terdapat SPBU.
Modal yang dibutuhkan sekitar Rp 500 juta dengan keuntungan Rp 4,75-12,5 juta .
Sedangkan Pertashop Diamond penyaluran BBM-nya 3.000 liter perhari dengan tangki timbun 10 kl luas lahan 500 meter persegi.