Selain itu, ada yang unik pada kunci kontaknya bro.
"Yang spesial itu kunci kontaknya masih ada di tepong sebelah kiri, nah A100 generasi setelahnya sudah pindah ke speedometer," jelasnya.
"Ini juga sudah kita repaint dan pakai stiker buatan sendiri, dibuat semirip mungkin dengan brosur ketika dijual waktu itu mas " kata Mulyanto.
Bagian kunci kontak di box samping (Yuka Samudera/GridOto)
Mesin standar masih tersemat, namun restorasi ringan seperti repaint dan poles enggak luput.
Jadi motor tua yang cukup langka, Mulyanto berusaha mempertahankan orisinalitas Suzuki A100.
"Ini saya usahakan tingkat orinya tinggi mas, makanya pakai part-part orisinil semua," ungkap Mulyanto.
"Sampai bohlam headlamp saja pakai yang 6 Volt, bohlam ini bisa dibilang sudah jarang banget yang jual," sambungnya.
Urusan kaki-kaki ada ubahan sedikit agar kesan klasik Suzuki A100 makin kental.
Mesin orisinil 2 tak 98 cc, di repaint dan poles (Yuka Samudera/GridOto)
"Pelek masih pakai Suzuki orinya langsung, SGP parts," tambah Mulyanto.