Dan di tahun 1997 ada 4 pembalap Indonesia yang satu lintasan dengan Valentino Rossi.
Mereka adalah Ahmad Jayadi, Rudi Arianto, Irvan Octavianus dan Nasrul Arif tapi semua tidak berhasil finish.
Baca Juga: Gak Nyangka, Ternyata Rasa Takut Jadi Alasan Valentino Rossi Mundur Dari Balapan MotoGP Virtual
Buat Ahmad Jayadi yang bersaing sebanyak dua kali dengan Valentino Rossi ini merupakan pengalaman yang berarti.
"Bahagia sekali bisa terpilih seleksi mengikuti balap di kejuaraan dunia (wildcard) karena bisa balap sama idola-idola kita saat itu," ujar Ahmad Jayadi saat dihubungi Motorplus-online.com lewat SMS.
"Buat saya banyak banget manfaatnya, selain persiapan maksimal baik fisik atau teknik sebelum hari H, kan membawa dampak positif buat karir saya selanjutnya," jelas Jayadi.
"Saya tidak ada beban sekali, kita mau belajar dan bahagia lah pokoknya bisa balap bersama mereka," imbuh Jayadi.
Pembalap Indonesia yang berhasil finish GP125 1996 di Sirkuit Sentul Petrus Canisius memiliki kesan yang dalam dengan Valentino Rossi.
"Sebetulnya gua sih belum tahu Valentino Rossi pada saat itu karena Rossi baru balap di GP125," ucap Petrus Canisius.
"Lihat saat balap, Valentino Rossi dari dulu udah keliatan nih pembalap punya talenta," beber Tobun panggilan akrabnya.
"Sebetulnya saya pinginnya balapan GP125 di tahun 1997 karena tahun 1996 saya abis nikah," jelas Tobun.
Baca Juga: Terbukti Omongan Valentino Rossi Mengenai Dorna Bikin Balap MotoGP Virtual