Era 2000-an ingin mencoba kompetisi MotoGP dengan menggunakan motor kreasi khas pabrikan Italia.
Frame dari besi trellis dengan mesin V4 dengan sudut 90 derajat berkubikasi 1.000 cc.
Baca Juga: Gak Kenal Maka Gak Sayang, Inilah Trio Motor MotoGP Yang Turun Sejak Awal Era 4-Tak
Andrea Dovizioso pamer helm baru dan Ducati Desmosedici GP20 (Ducati)
Ducati mengunggulkan teknologinya berupa katup Desmodromic yang terdiri 4 katup di setiap silinder.
Total ada 16 katup di mesin V4 90 derajat.
Penyebutan 16 dalam bahasa Italia adalah sedici.
Makanya nama motor MotoGP Ducati disebut Desmosedici atau 16 katup Desmodromic kreasi internal Ducati.
Di awal kiprahnya, Ducati Desmosedici GP memang motor yang bertenaga.
Akan tetapi sulit untuk dikendalikan.
Baru di musim 2007 saat aturan MotoGP berubah dari mesin 1.000 cc ke 800 cc.
Desmosedici GP7 dengan pembalap andalannya Casey Stoner berhasil menjadi juara dunia.