Awalnya kedua kelompok tersebut janjian ingin melakukan balap liar pada hari Rabu, dini hari.
Namun, karena banyaknya polisi yang melakukan patroli di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), kedua kelompok tersebut mengurungkan rencananya.
Baca Juga: Joki Balap Liar yang Tabrak Penonton Akhirnya Ditangkap Polisi, Ternyata Sosok Joki Profesional
Hal itulah yang membuat sejumlah remaja dari kedua kelompok itu memutar otak untuk melakukan balapan di pagi hari hingga menutup jalan.
"Karena banyak yang Satpol PP, Polisi dan TNI patroli malam hari itu, mereka (balapan liar) pukul 08.00 WIB dengan melakukan penutupan jalan," ujar Iman.
Iman mengatakan, aksi balap liar itu menjadi ajang taruhan yang dilakukan dua kelompok pemuda itu.
Kelompok Aizar Autosonic dari Serpong, Tangerang Selatan dan CMZ Speed, Jakarta Timur memiliki kesepakatan dengan nilai Rp 3 juta.
Baca Juga: Viral Video Balap Liar Tabrak Penonton Sampai Jungkir Balik di Sidoarjo, Polisi Langsung Gerak Cepat
"Kelompok ini melakukan balapan liar dengan modus taruhan dengan nilai Rp 3 juta," ujar Iman.
Menurut Iman, berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka sudah tiga kali melakukan aksi balap liar.
"Selama tiga kali melakukan itu di wilayah Tangsel dan Jakarta Timur," lanjut dia.
Setelah menangkap empat pemuda dari kelompok Aizar Autosonic, polisi memburu pelaku balap liar dari gerombolan CMZ Speed.
Baca Juga: Mencekam, Video Detik-detik Penonton Tertabrak Saat Nonton Balap Liar, Korban Sampai Jungkir Balik