Find Us On Social Media :

Setuju Gak Bikers? Jakarta Akan Terapkan Ganjil Genap Untuk Motor, Begini Kata Pakar Transportasi

By , Minggu, 07 Juni 2020 | 14:05
Ilustrasi pengaturan lalulintas oleh pihak kepolisian (Tribunnews.com)

Majid mengatakan, saat ini sepeda motor memang menjadi pilihan masyarakat yang paling banyak.

Selain dianggap murah, sepeda motor juga memiliki kelebihan ukuran yang fleksibel di beberapa kondisi tertentu.

Apalagi masa pandemi Covid-19 yang membuat masyarakat ragu akan keamanan dan protokol kesehatan yang diterapkan di transportasi umum.

Baca Juga: Usulan Perluasan Ganjil Genap, ITW Sarankan Pembatasan Kendaraan Bermotor

"Bisa jadi akan menjadi penularan di transportasi umum, itu sebabnya saya bilang siapkan dulu (tranportasi umum dengan protokol kesehatan)," ujar Majid.

Protes dari warga

Menurut Ramban Bawono menilai, seorang warga Tangerang Selatan yang bekerja di Jakarta menanggapi hal ini.

Menurut Ramban jika pemerintah DKI Jakarta mau terapkan ganjil-genap motor, siapkan dulu transportasi umumnya.


Baca Juga: Apa Iya Angka Penjualan Motor Meningkat Karena Aturan Ganjil-Genap?

Apalagi di musim pandemi Covid-19 ini, kata Ramban, banyak warga yang was-was menaiki kendaraan umum karena takut tertular.

"Jadi sebaiknya disiapkan dulu kendaraan umumnya, apalagi sekarang kan cuma boleh angkut 50 persen (penumpang)," tutur Ramban.

Dengan kebijakan itu, kemungkinan harus ada penambahan transportasi umum agar warga bisa tetap beraktivitas dengan rasa nyaman dan aman.

Sama dengan Wahyu Alamsyah Putra, warga Bogor yang harus mengendarai sepeda motor untuk bekerja di kantornya di kawasan Jakarta Selatan.