"Sangat sulit untuk mengalahkan pabrik-pabrik Jepang, sangat sulit untuk mengalahkan Márquez," lanjutnya.
"Sangat sulit untuk memenangkan gelar dunia, tetapi saya pikir jika kita terus tumbuh seperti ini, pada 2021-2022 Aprilia akan menjadi kejutan," sambungnya.
Baca Juga: Pastikan Tampil Musim Depan, Aleix Espargaro Tetap Bersama Tim Aprilia MotoGP Hingga 2022
Aleix memiliki kepercayaan besar pada produsen motor asal Noale, Italia.
Semetara saudaranya, Pol dihadapkan dua pilihan, antara memperpanjang kontrak dengan KTM atau merapat ke Honda.
"KTM berusaha keras, mereka sangat menghargainya dan ingin tetap di sini," kata Aleix Espargaro.
"Saya tidak tahu seberapa jauh Honda akan menghargai saudara saya," sambungnya.
Baca Juga: Sudah 8 Pembalap MotoGP Resmi Ngaspal di Musim Depan, Kebanyakan dari Spanyol
"Tetapi pada akhirnya, ketika Ferrari memanggil Anda misalnya, sangat sulit untuk mengatakan tidak," tambahnya.
"Saya pikir Repsol Honda adalah 'tim impian' dalam sejarah MotoGP dan jika anda memiliki opsi ini, tidak akan mudah untuk menolaknya," tutupnya.
Wajar bagi Pol Espargaro untuk tergoda bergabung dengan tim Repsol Honda.
Mari sama-sama lihat apakah dia menerima tawaran Repsol Honda atau bertahan di Red Bull KTM Factory Racing.