"Makanya QJ50 dikenal sebutannya matic gocapan," ujar Dega, owner Rainbow Moto Builder.
"Memang bentuknya kecil dan mesinnya cuma 50 cc 2 stroke," lanjut Dega.
Sanex QJ50, skutik 2 tak imut dari China. (kresnavintage.blogspot.com)
Popularitas matic gocapan sendiri sempat hilang.
Karena terganti skutik dari Jepang, seperti Yamaha Mio dan Nouvo.
"Karena masa itu lagi seneng-senengnya sama motor 4 tak yang enggak ngebul seperti (matik) 2 tak. Makanya lambat laun ditinggalkan," kata Dega.
Namun sekarang, matic 2 tak seperti Sanex QJ50 malah diburu kolektor.
"Sekarang mulai rame lagi nih mas yang main skutik 2 tak," tukas Dega.
Mulai dari Sanex QJ50, sampai merek Jepang seperti Honda Dio.
Modifikasinya dibuat ala street racing, atau malah ekstrim sekalian.
Karena dari bentuknya, matic era 90an memang unik dan berbeda.
Restomod Sanex QJ 50, terinspirasi dari pesawat ulang alik NASA. (Rainbow Moto Builder)