"Bradley Smith akan membalap selama Iannone dilarang," ungkap Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing dikutip dari Speedweek.com.
Dengan dipilihnya Bradley Smith, maka pembalap Inggris tersebut pun tidak akan mengikuti balap MotoE untuk musim 2020 ini.
"Saya pikir Manajer Bradley sekarang telah memberi tahu tim MotoE bahwa dia akan menggantikan Iannone sampai pemberitahuan lebih lanjut," lanjut Rivola.
Aprilia Racing berhak untuk mengambil Bradley Smith sebagai pembalap pengganti Andrea Iannone.
"Bradley adalah pembalap penguji dan pembalap pengganti kami," sambungnya.
"Itu sebabnya dia pasti akan memulai musim untuk kita. Ini adalah keputusan yang tepat jika ia dipromosikan untuk sementara menjadi pembalap reguler sekarang," tambahnya.
Apalagi berhembus kabar kalau Agensi Anti-Doping Dunia (WADA) menggugat kalau hasil keputusan hukuman 18 bulan bagi Iannone terlalu ringan.
Baca Juga: Kenapa Nih? Badan Anti-Doping WADA Minta Hukuman Andrea Iannone Ditambah Jadi 4 Tahun
WADA pun meminta tambahan waktu skorsing sampai 4 tahun.
Meski demikian, ada nilai positif yang didapat ketika Aprilia memutuskan untuk menggunakan jasa Bradley sebagai pengganti Iannone.
Sebagai test rider, Bradley juga ikut mengembangkan motor Aprilia RS-GP 2020 sehingga enggak asing lagi dengan motor itu.
"Bradley akan membalap sampai Andrea Iannone bisa membalap lagi," ungkap pria yang sebelumnya menjabat sporting director Scuderia Ferrari F1.